Kamis, 30 Mei 2013

puisi


Sawah –sawah menghilang
Karya : Amalia Ananda Putri
Sawah – sawah menghilang
Kemanakah mereka ?
Kucari – cari namun tidak ada

Sawah – sawah menghilang
Kemanakah mereka ?
Kutelusuri namun tak kutemui

Kini padi berganti gedung
Tak ada lagi sawah yang menumbuhkan padi
Tak ada lagi wadah untuk nasi

Berpuasalah teman
Karena, kini sawah tak lagi menumbuhkan padi
Berpuasalah teman
Karena nasi tak bisa lagi kau nikmati

Rabu, 17 April 2013


Global Warming





Oleh :
Amalia ananda putri                  (02)



Cara Mengurangi Pemanasan Global
Agar suhu bumi tidak semakin meningkat, kita harus melakukan langkah – langkah untuk mengurangi pemanasan global, yaitu :

1.    Mengurangi polusi udara
·         Melakukan penghijauan
Global warming salah satunya disebabkan karena meningkatnya jumlah karbon dioksida,untuk mengatasinya kita haru menanam tumbuhan.karena tumbuhan dapat menyerap karbon dioksida yang di gunakan untuk berfotosintesis.
·         Menggunakan kendaraan ramah lingkungan
Hal ini bertujuan agar mencegah timbulnya polusi udara
·         Memilih produk yang berlabel non – CFC
·         Mengurangi penggunaan bahan bakar fosil
·         Memperlancar kemacetan lalu lintas
·         Melakukan pembatasan usia kendaraan
Karena semakin tua kendaraan tersebut maka semakin banyak polusi yang di keluarkan
·         Mengurangi polisi tidur
Karena jika banyak polisi tidur maka dapat meperlambat laju kendaraan, sehingga makin banyak polusi di keluarkan
·         Berhenti merokok
·         Mengggunakan energy alternative

2.    Mengurangi jumlah peternakan
Cara menguranginya yaitu dengan cara mengurangi konsumsi daging.

3.    Menghemat listrik
Melakukan hemat energi misalnya dengan mengurangi penggunaan lampu yang tidak diperlukan, pemakaian televisi yang terus menerus agak dikurangi dll.
4.    Gunakan pupuk organik.
Pupuk yang digunakan kebanyakan petani mengandung unsur nitrogen,  yang kemudian berubah menjadi N2O yang menimbulkan efek GRK (Gas Rumah Kaca) 320 kali lebih besar dari pada CO2.
5.    Batasi Penggunanaan kertas
setiap anda menggunakan selembar kertas maka anda telah menebang sebatang pohon. Oleh karena itu gunakan kertas se-efektif mungkin misalnya dengan mencetak print out bolak-balik pada setiap kertas. Bila anda nge-print sesuatu yang tidak terlalu penting, gunakanlah kertas bekas yang dibaliknya masih kosong.
6.    Jangan membakar sampah.
Jika kita membakar sampah, asapnya bisa merusak lapisan ozon. Bila lapisan ozon rusak, sinar ultraviolet bisa masuk ke bumi secara berlebihan dan dampaknya akan berpengaruh kepada makhluk hidup.

7.    Terapkan 5R
Dalam istilah lingkungan konsep 5 R sudah sering Anda dengar atau mungkin kali ini baru Anda dengar. Konsep 5 R sendiri berasal dari 5 kata dalam bahasa Inggris yaitu Reduce (Mengurangi), Reuse (Menggunakan kembali), Recycle(Mendaur Ulang), Replace (Menggunakan kembali) dan Replant (Menanam Kembali).
Istilah – istilah ini sering disebutkan dalam upaya melestarikan lingkungan hidup. Untuk dapat diterapkan, berikut ini dijelaskan tentang konsep 5 R.
1. Recycle
     Recycle atau mendaul ulang adalah kegiatan mengolah kembali atau mendaur ulang. Pada perinsipnya,     kegitan ini memanfaatkan barang bekas dengan cara mengolah materinya untuk dapat digunakan lebih lanjut. Contohnya adalah memanfaatkan dan mengolah sampah organik untuk dijadikan pupuk kompos.
2. Reuse
     Reuse atau penggunaan kembali adalah kegiatan menggunakan kembali material atau bahan yang masih layak pakai. Sebagai contoh, kantong plastik atau kantng kertas yang umumnya didapa dari hasil kita berbelanja, sebaiknya tidak dibuang tetapi dikumpulkan untuk digunakan kembali saat dibutuhkan. Contoh lain ialah menggunakan baterai isi ulang.
3. Reduce
      Reduce atau Pengurangan adalah kegiatan mengurangi pemakaian atau pola perilaku yang dapat menguarangi produksi sampah serta tidak melakukan pola konsumsi yang berlebihan. Contoh menggunakan alat-alat makan atau dapur yang tahan lama dan berkualitas sehingga memperpanjang masa pakai produk atau mengisi ulang atau refill produk yang dipakai seperti aqua galon, tinta printer serta bahan rumah tangga seperti deterjen, sabun, minyak goreng dan lainnya. Hal ini dilakukan untuk mengurangi potensi bertumpuknay sampah wadah produk di rumah Anda.
4. Replace
      Replace atau Penggantian adalah kegiatan untuk mengganti pemakaian suatu barang atau memakai barang alernatif yang sifatnya lebih ramah lingkungan dan dapat digunakan kembali. Upaya ini dinilai dapat mengubah kebiasaan seseorang yang mempercepat produksi sampah. Contohnya mengubah menggunakan kontong plastik atau kertas belanjaan dengan membawa tas belanja sendiri yang terbuat dari kain.
5. Replant
     Replant atau penamanan kembali adalah kegiatan melakukan penanaman kembali. Contohna melakukan kegiatan kreatif seperti membuat pupuk kompos dan berkebun di pekarangan rumah.
8.    Mencegah kebakaran hutan.
Kebakaran hutan yang disebabkan oleh kegiatan manusia sangat besar dampaknya. Hal ini dikarenakan kebutuhan untuk mendapatkan lahan yang lebih luas. Akibat dari kebakaran hutan maka luasan daerah yang mampu menyerap karbon akan berkurang. Dampak yang lebih parah adalah semakin meluasnya wilayah-wilayah yang potensial menjadi daerah gurun







Rabu, 03 April 2013

puisi koruptor


Koruptor
Hai para pejabat
Apa kau tidak malu memakan uang rakyat
Padahal kau dapat melihat
Kondisi rakyat yang kian melarat

Koruptor
Meskipun sepele dimulut
Tapi bakat menyengsarakan kami

Tolong, jangan lagi…..
Jangan lagi kau poroti uang kami
Jangan lagi kau gerogoti harta kami
Dan jangan lagi kau makan hak kami

Dengarlah jeritan kami !
Jeritan kelaparan setiap hari
Tapi kau tak pernah mendengarkan kami
Karena sibuk menikmati hasil korupsi

Kapan kau sadari ?
Setiap hari kami makan nasi basi
Sedangkan kau….
Diatas sana makan spageti

Lihatlah rakyat ini !
Kami menunggu setiap hari
Menunggu dirimu untuk diadili
Agar tak ada lagi maling berdasi

Karya :

Amalia Ananda Putri
Kelas 7a
SMP Negeri 1 Banyuwangi

Senin, 18 Maret 2013

Dampak Pemanasan Global
Pemanasan global mengakibatkan dampak yang luas dan serius bagi lingkungan bio-geofisik seperti pelelehan es di kutub, kenaikan muka air laut, perluasan gurun pasir, peningkatan hujan dan banjir, perubahan iklim, punahnya flora dan fauna tertentu, migrasi fauna serta hama penyakit, dan sebagainya. Sedangkan dampak bagi aktivitas negara-ekonomi masyarakat meliputi :
1.      Gangguan terhadap fungsi kawasan pesisir dan kota pantai.
2.      Gangguan terhadap fungsi prasarana dan sarana seperti jaringan jalan, pelabuhan dan bandara.
3.      Gangguan terhadap permukiman penduduk.
4.      Pengurangan produktivitas lahan pertanian.
5.      Peningkatan resiko kanker dan wabah penyakit.
Dampak-dampak lainnya :
1.      Musnahnya berbagai jenis keanekragaman hayati.
2.      Meningkatnya frekuensi dan intensitas hujan badai, angin topan, dan banjir.
3.      Mencairnya es dan glasier di kutub.
4.      Meningkatnya jumlah tanah kering yang potensial menjadi gurun karena kekeringan yang berkepanjangan.
5.      Kenaikan permukaan laut hingga menyebabkan banjir yang luas. Pada tahun 2100 diperkirakan permukaan air laut naik hingga 15 – 95 cm.
6.      Kenaikan suhu air laut menyebabkan terjadinya pemutihan karang (coral bleaching) dan kerusakan terumbu karang di seluruh dunia.
7.      Meningkatnya frekuensi kebakaran hutan.
8.      Menyebarnya penyakit-penyakit tropis, seperti malaria, ke daerah-daerah baru karena bertambahnya populasi serangga (nyamuk).
9.      Daerah-daerah tertentu menjadi padat dan sesak karena terjadi arus pengungsian.
Dalam perubahan iklim, para ilmuwan memperkirakan bahwa selama pemanasan global, daerah bagian utara dari belahan Bumi Utara akan memanas lebih dari daerah-daerah lain di Bumi. Akibatnya, gunung-gunung es akan mencair dan daratan akan mengecil. Daerah-daerah yang sebelumnya mengalami salju ringan, mungkin tidak akan mengalaminya lagi. Pada pegunungan di daerah subtropis, bagian yang ditutupi salju akan semakin sedikit serta akan lebih cepat mencair. Musim tanam akan lebih panjang di beberapa area. Temperatur pada musim dingin dan malam hari akan cenderung untuk meningkat. Beberapa periode yang sangat dingin mungkin akan terjadi. Pola cuaca menjadi tidak terprediksi dan lebih ekstrim.
Pemanasan global berpengaruh pada peningkatan permukaan laut. Ketika atmosfer menghangat, lapisan permukaan lautan juga akan menghangat, sehingga volumenya akan membesar dan menaikkan tinggi permukaan laut. Pemanasan juga akan mencairkan banyak es di kutub, terutama sekitar Greenland, yang lebih memperbanyak volume air di laut. Tinggi muka laut di seluruh dunia telah meningkat 10 – 25 cm (4 – 10 inchi) selama abad ke-20, dan para ilmuan IPCC memprediksi peningkatan lebih lanjut 9 – 88 cm (4 – 35 inchi) pada abad ke-21.

Kamis, 14 Maret 2013

5R


Dalam istilah lingkungan konsep 5 R sudah sering Anda dengar atau mungkin kali ini baru Anda dengar. Konsep 5 R sendiri berasal dari 5 kata dalam bahasa Inggris yaitu Reduce (Mengurangi), Reuse (Menggunakan kembali), Recycle(Mendaur Ulang), Replace (Menggunakan kembali) dan Replant (Menanam Kembali).
Istilah – istilah ini sering disebutkan dalam upaya melestarikan lingkungan hidup. Untuk dapat diterapkan, berikut ini dijelaskan tentang konsep 5 R.
1. Recycle
     Recycle atau mendaul ulang adalah kegiatan mengolah kembali atau mendaur ulang. Pada perinsipnya,     kegitan ini memanfaatkan barang bekas dengan cara mengolah materinya untuk dapat digunakan lebih lanjut. Contohnya adalah memanfaatkan dan mengolah sampah organik untuk dijadikan pupuk kompos.
2. Reuse
     Reuse atau penggunaan kembali adalah kegiatan menggunakan kembali material atau bahan yang masih layak pakai. Sebagai contoh, kantong plastik atau kantng kertas yang umumnya didapa dari hasil kita berbelanja, sebaiknya tidak dibuang tetapi dikumpulkan untuk digunakan kembali saat dibutuhkan. Contoh lain ialah menggunakan baterai isi ulang.
3. Reduce
      Reduce atau Pengurangan adalah kegiatan mengurangi pemakaian atau pola perilaku yang dapat menguarangi produksi sampah serta tidak melakukan pola konsumsi yang berlebihan. Contoh menggunakan alat-alat makan atau dapur yang tahan lama dan berkualitas sehingga memperpanjang masa pakai produk atau mengisi ulang atau refill produk yang dipakai seperti aqua galon, tinta printer serta bahan rumah tangga seperti deterjen, sabun, minyak goreng dan lainnya. Hal ini dilakukan untuk mengurangi potensi bertumpuknay sampah wadah produk di rumah Anda.
4. Replace
      Replace atau Penggantian adalah kegiatan untuk mengganti pemakaian suatu barang atau memakai barang alernatif yang sifatnya lebih ramah lingkungan dan dapat digunakan kembali. Upaya ini dinilai dapat mengubah kebiasaan seseorang yang mempercepat produksi sampah. Contohnya mengubah menggunakan kontong plastik atau kertas belanjaan dengan membawa tas belanja sendiri yang terbuat dari kain.
5. Replant
      Replant atau penamanan kembali adalah kegiatan melakukan penanaman kembali. Contohna melakukan kegiatan kreatif seperti membuat pupuk kompos dan berkebun di pekarangan rumah.

Hindari sampah B3


Definisi :
Limbah yang terbuat dari bahan berbahaya dan beracun atau B3 adalah sisa suatu usaha dan atau kegiatan yang mengandung bahan berbahaya dan atau beracun yang karena sifatnya dan atau knsetrasinya maupun jumlahnya, secara langsung maupun tidak langsung hidup manusia dan makluk lain (PP No. 188 Tahun 1999 dan PP No. 85 Tahun 19999 tentang pengelolaan Limbah B3).
Bahan berbahaya dan beracn mungkin dapat kita jumpai di rumah kita, seperti buangan produk yang tidak memenuhi standar yang aman  bagi lingkunagn atau sisa bahan maupun tumpahan bahan kimia yang kadaluarsa. Pada umumnya, produk yang mengandung B3 bersifat mudah meledak dan terbakar, reaktif, beracun, menyebabkan infeksi dan menyebabkan karat (korosif). Berikut ini adalah produk yang mengandung B3.
a. Pengharum ruangan
b. Pemutih pakaian
c. Diterjen Pakaian
d. Pembersih kamar mandi
e. Pembesih kaca/jendela
f. Pembersih lantai
g. Pengkilat kayu
h. Pembersih oven
i. Pembasmi serangga
j. Lem perekat
k. Hair spray
l. Batu baterai
Berdasarkan sumbernya, limbah B3 dapat diklasifikasikan menjadi:
  • Primary sludge, yaitu limbah yang berasal dari tangki sedimentasi pada pemisahan awal dan banyak mengandung biomassa senyawa organik yang stabil dan mudah menguap
  • Chemical sludge, yaitu limbah yang dihasilkan dari proses koagulasi dan flokulasi
  • Excess activated sludge, yaitu limbah yang berasal dari proses pengolahan dengan lumpur aktif sehingga banyak mengandung padatan organik berupa lumpur dari hasil proses tersebut
  • Digested sludge, yaitu limbah yang berasal dari pengolahan biologi dengan digested aerobic maupun anaerobic di mana padatan/lumpur yang dihasilkan cukup stabil dan banyak mengandung padatan organik.